EnsikloPenjas

Selasa, 29 Januari 2013

Bentuk Permainan Sepak Bola


Sepak bola adalah suatu permainan yang dilakukan dengan jalan menyepak bola kian kemari untuk diperebutkan di antara pemain-pemain yang mempunyai tujuan untuk memasukkan bola ke gawang lawan dan mempertahankan gawang sendiri agar tidak kemasukan bola. Di dalam permainan sepak bola, setiap pemain diperbolehkan menggunakan seluruh anggota badan kecuali tangan dan lengan. Hanya penjaga gawang atau kiper yang diperbolehkan memainkan bola dengan kaki dan tangan.
Sepak bola merupakan permainan beregu yang masing-masing regu terdiri atas sebelas pemain. Biasanya permainan sepak bola dimainkan dalam dua babak (2x45 menit) dengan waktu istirahat (10 menit) di antara dua babak tersebut. Mencetak gol ke gawang merupakan sasaran dari setiap kesebelasan. Suatu kesebelasan dinyatakan sebagai pemenang apabila kesebelasan tersebut dapat memasukkan bola ke gawang lebih banyak dan kemasukan bola lebih sedikit jika dibandingkan dengan lawannya.

Peraturan Permainan Sepak Bola
1.        Lapangan permainan
Lapangan permainan dapat berupa permukaan alam (rumput) ataupun bahan buatan (sintetis,karpet) yang telah di tentukan standarnya oleh FIFA. Lapangan harus berbentuk persegi panjang yang di tandai dengan garis putih.

a.         Ukuran Lapangan
Panjang : min 100 m (110 yds) – max 110 m (120 yds)
Lebar : min 64 m (70 yds) max 75 m (80 yds)

b.        Garis Lapangan
- Lapangan permainan harus persegi panjang dan ditandai dengan garis. Garis-garis ini      berasal dari daerah-daerah yang mereka batas.
- Dua garis batas lagi disebut garis sentuh atau kita kenal dengan nama kotak penalty. Dua garis yang lebih pendek disebut garis gawang kita lebih mengenal dengan nama daerah gawang atau kotak gawang.
- Lapangan permainan dibagi menjadi dua bagian dengan garis tengah, yang bergabung dengan titik-titik tengah dari dua garis sentuh.
- Tanda pusat akan ditunjukkan di titik tengah dari garis tengah. Sebuah lingkaran dengan radius 9,15 m (10 yds) yang ditandai di sekitarnya.- Sebuah tanda dapat dilakukan dari lapangan permainan, 9.15 m (10 yds) dari busur sudut dan pada sudut kanan ke garis tujuan dan garis-garis sentuhan, untuk memastikan bahwa pemain bertahan berada di jarak ini ketika tendangan sudut sedang diambil

c.     Daerah Gawang (The Goal Area)
Dua garis yang ditarik pada sudut kanan ke garis gawang, 5,5 m (6 yds) dari dalam gawang masing-masing. Garis-garis ini meluas ke bidang bermain untuk jarak 5,5 m (6 yds) dan bergabung dengan garis yang ditarik sejajar dengan garis gawang. Daerah dibatasi oleh garis dan garis gawang adalah daerah gawang

d.   Daerah Penalty (The Penalty Area)
Dua garis yang ditarik pada sudut kanan ke garis gawang, 16,5 m (18 yds) dari dalam gawang masing-masing. Garis-garis ini meluas ke bidang bermain untuk jarak 16,5 m (18 yds) dan bergabung dengan garis yang ditarik sejajar dengan garis gawang.Daerah ini dibatasi oleh garis dan garis gawang adalah area penalti.
Dalam setiap area penalti, tanda hukuman dibuat 11 m (12 yds) dari titik tengah antara tiang
gawang dan jarak yang sama kepada mereka.Sebuah busur dari lingkaran dengan radius 9,15 m (10 yds) dari pusat setiap tanda hukuman yang diambil di luar area penalti.

e.   Tiang Bendera
Sebuah tiang bendera, tinggi tidak kurang dari 1,5 m (5 ft), dengan bagian dipasang bendera harus ditempatkan di setiap sudut lapangan permainan. Tiang bendera juga dapat ditempatkan pada setiap akhir baris tengah, tidak kurang dari 1 m (1 yd) di luar garis sentuh/garis permainan.

f.    Besar Sudut
Sebuah seperempat lingkaran dengan radius 1 m (1 yd) dari setiap tiang bendera sudut digambarkan di dalam lapangan permainan
g.     Gawang- Gawang harus ditempatkan pada pusat setiap garis gawang.
- Gawang terdiri dari dua tiang tegak berjarak sama dari bendera sudut dan di bagian atas oleh palang horizontal/mistar. Tiang gawang dan palang/mistar harus dibuat dari kayu, logam atau bahan lain yang disetujui. Harus persegi, persegi panjang, bulat atau berbentuk elips dan tidak
boleh membahayakan pemain.
- Jarak antara tiang gawang adalah 7,32 m (8 yds) dan jarak dari tepi bawah mistar gawang ke tanah adalah 2,44 m (8 ft).Kedua tiang gawang dan mistar gawang memiliki lebar yang sama dan kedalaman, yang tidak melebihi 12 cm (5 in). Garis Gawang harus dari lebar yang sama seperti tiang gawang dan mistar gawang.
- Jaring dapat disertakan dengan gawang dan tanah di belakang tujuan, asalkan mereka benar didukung dan tidak mengganggu penjaga gawang.
- Tiang gawang dan lintang/mistar harus putih

2.    Bola
Bola yang di gunakan haruslah terbuat dari bahan kulit atau bahan lain yang telah di tentukan standarnya oleh FIFA dan dengan bentuk bulat sempurna. Lingkaran bola yang di izinkan untuk di gunakan di dalam pertandingan minimal 68 cm dan maksimal 70 cm.

3.    Jumlah pemain
Permainan dapat dimulai dengan komposisi 11 melawan 11 termasuk satu orang penjaga gawang (kiper) namun permainan masih dapat di mulai tanpa komposisi tersebut selama komposisi pemain per tim tidak boleh kurang dari tujuh (7) pemain. Permainan akan di hentikan sebelum waktu normal habis jika salah satu tim memiliki pemain kurang dari tujuh (7) termasuk kiper. Setiap tim di pertandingan resmi dapat melakukan tiga perganian pemain selama pertandingan. Pemain yang telah di ganti tidak dapat main lagi sebagai pemain pengganti.

4.   Peralatan Pemain
Setiap pemain harus menggunakan pakaian/jersey berlengan pendek atau panjang tapi tidak di izinkan memakai jarsey tanpa lengan (ex. jarsey basket), celana pendek, kaos kaki, sepatu, serta pelindung tulang kering. Pemain tidak di benarkan menambah aksesoris lainnya yang membahayakan bagi pemain lain ataupun dirinya sendiri (contoh : cincin). Kedua tim harus menggunakan jarsey yang memiliki corak berbeda, dan penjaga gawang harus menggunakan jarsey dengan corak warna yang berbeda dari pemain lainnya dan juga wasit.

5.   Wasit
Wasit memiliki kendali penuh selama permainan di langsungkan, semua keputusan mutlak di tentukan olah wasit namun ia masih di perbolehkan meminta bantuan kepada asisten wasit sebelum mengambil sebuah keputusan.

Kekuasaan dan tugas Wasit tersebut
  1. Menegakkan Peraturan Permainan
  2. Memimpin pertandingan bekerjasama dengan asisten wasit, dan dengan ofisial keempat apabila ada penugasannya.
  3. Memastikan bahwa setiap bola yang digunakan memenuhi persyaratan Aturan II
  4. Memastikan bahwa perlengkapan pemain memenuhi persyaratan Aturan IV.
  5. Bertindak sebagai pencatat waktu dan menyimpan catatan pertandingan
  6. Memberhentikan, menunda atau membatalkan pertandingan, dengan kebijaksanaannya, untuk setiap pelanggaran terhadap peraturan.
  7. Memberhentikan, menunda atau membatalkan pertandingan karena gangguan di luar apapun
  8. Menghentikan pertandingan jika, menurut pendapatnya, seorang pemain terluka parah/cidera serius dan memastikan bahwa ia dikeluarkan dari lapangan permainan. Pemain cedera hanya dapat kembali ke lapangan permainan setelah permainan telah dimulai kembali.
  9. Meneruskan permainan untuk tetap berlanjut sampai bola keluar dari permainan jika seorang pemain, menurut pendapatnya, hanya mengalami cidera ringan
  10. Memastikan bahwa setiap pemain yang mengalami pendarahan karena cidera dikeluarkan dari lapangan permainan. Pemain hanya dapat kembali pada menerima isyarat dari wasit, yang harus telah memastikan bahwa pendarahan telah berhenti.
  11. Memberikan hukuman terhadap pelanggaran yang paling berat, apabila seorang pemain pada waktu yang bersamaan melakukan pelanggaran lebih dari satu kali.
  12. Mengambil tindakan disipliner terhadap pemain bersalah karena pelanggaran peringatan (kartu kuning) dan pengusiran (kartu merah). Dia tidak berkewajiban untuk mengambil tindakan ini segera tetapi harus melakukannya ketika bola berikutnya keluar dari permainan.
  13. Mengambil tindakan terhadap para offisial tim yang berperilaku tidak sportif dan dengan kebijakannya, wasit dapat mengusir mereka dari lapangan permainan dan segera keluar dari lingkungan permainan
  14. Bertindak atas saran dari asisten wasit tentang insiden tidak dilihatnya.
  15. Memastikan bahwa tidak ada orang yang tidak berhak memasuki lapangan permainan.
  16. Memberikan aba-aba memulai permainan setelah dihentikan.

6.   Asisten wasit
Asisten wasit terdiri dari tiga orang, yakni dua orang sebagai hakim garis yang berada di sisi lapangan setiap tim dan satu orang wasit berada di tengah bangku cadangan antara kedua tim. Tugas asisten wasit adalah menentukan tim mana yang mendapat bola ketika bola meninggalkan lapangan permainan, menentukan offside tidaknya seorang pemain, selain itu mereka juga memberi masukan kepada wasit utama ketika terjadi sebuah pelanggaran.

7.   Durasi permainan
Permainan di langsungkan selama dua babak di mana setiap babaknya memakan waktu selama 45 menit dan jeda di antara kedua babak tidak lebih dari 15 menit. Dalam sebuah kejuaraan, jika pertandingan dalam 2x45 menit belum menghasilkan pemenang maka permainan di lanjutkan dalam perpanjangan waktu selama 2x15 menit tanpa jeda.

8.   Metode penilaian
Kedua tim yang bermain bertujuan untuk mencetak gol ke gawang lawan. Sebuah gol di nyatakan sah jika keseluruhan bola telah melewati garis gawang, jika bola tidak melewati garis gawang secara keseluruhan maka tidak di benarkan mengesahkan gol tersebut oleh wasit. Timyang mencetak lebih banyak gol dinyatakan sebagai pemenang, jika tidak ada yang mencetak gol atau mencetak gol dalam jumlah yang sama maka permainan di nyatakan imbang atau draw.


Bookmark and Share

JANGAN LUPA KLIK IKLANNYA YAA..
1 X KLIK SANGAT BERARTI

Anda sedang membaca artikel Bentuk Permainan Sepak Bola. Terimakasih atas kunjungan serta kesediaan Anda membaca artikel ini. Jika memang bermanfaat, Anda boleh menyebarluaskannya dan jangan lupa untuk menyertakan sumber link dibawah ini:

http://pendidikanjasmani13.blogspot.com/2013/01/bentuk-permainan-sepak-bola_29.html

0 comments:

Posting Komentar