EnsikloPenjas

Selasa, 14 November 2017

Jenis-jenis Bahan Untuk Baju Renang

1. Kain Lycra
Dalam industri pakaian renang lycra dikenal sebagai salah satu jenis bahan yang lembut dan nyaman dipakai. Lycra sendiri sebenarnya merupakan istilah yang biasa digunakan untuk menyebut suatu bahan yang terbuat dari campuran serat spandex dan serat lainnya. Kain ini umumnya memiliki tingkat keawetan yang cukup lama, tergantung dari kualitas lycra itu sendiri.

2. Kain Polyester
Meski karakteristik bahan polyester terbilang kurang elastis (stretch) dan tidak selembut lycra, namun baju renang yang dibuat dari bahan polyester umumnya memiliki daya tahan yang cukup baik dan terkenal lebih awet dari pada lycra jika dirawat dengan cara yang benar. Beberapa brand tertentu bahkan dilengkapi dengan perlindungan terhadap sinar UV.

3. Kain Nylon
Bahan nylon termask kedalam jenis material yang kuat, ringan, dan elastik. Daya serap nylon terhadap air terbilang cukup kecil sehingga dapat dikering dengan cepat. Sebagian besar baju renang non-polyester banyak terbuat dari nylon, entah itu dicampur lycra atau 100% dari nylon.

4. Neoprene
Neoprene merupakan sejenis kain sintetis yang memiliki karakteristik sangat lentur seperti karet, plastik, atau meterial padat lainnya. Bahan ini menyediakan insulasi yang sangat baik terhadap dingin sehingga memungkinkan tubuh pemakainya tetap hangat saat beraktivitas di wilayah perairan.

5. Baju Renang Berbahan Campuran
Bahan lain yang dapat digunakan sebagai baju renang diantaranya berupa Poly PBT dan XLA.
PBT atau Polybutylene Terephthalate termasuk jenis material baru dalam industry pakaian renang. Bahan kain yang memiliki tingkat elastisitas cukup tinggi, cepat kering dan berdaya serap rendah terhadap air ini sangat sesuai jika digunakan sebagai baju renang untuk olahraga kompetisi.
Serat XLA yang diproduksi oleh Dow Chemical sebenarnya termasuk kedalam salah satu jenis serat tekstil elastic yang lebih dikenal dengan nama dagang Dow XLA Elastic Fiber.
Bahan ini menawarkan ketahanan lebih terhadap kaporit hingga 1000 jam, memiliki daya elastisitas tinggi, tahan panas hingga 220 derajat Celsius dan cepat kering.

https://fitinline.com/article/read/5-jenis-bahan-untuk-baju-renang/


Bookmark and Share
Read More..

Rabu, 31 Mei 2017

Sintak Model Cooperative Learning

Model Cooperative Learning
Menurut Agus Suprijono (2010 : 65) sintaks model pembelajaran cooperative learning terdiri dari 6 (enam) fase seperti di pada tabel di bawah ini.
Fase-fase
Perilaku guru
Fase 1: present goal and set
Menyampaikan tujuan dan mempersiapkan peserta didik 
Menjelaskan tujuan pembelajaran dan mempersiapkan peserta didik siap belajar
Fase 2: present information
Menyajikan informasi
Mempresentasikan informasi kepada peserta didik secara verbal
Fase 3: organize student into learning team
Mengorganisasi peserta didik ke dalam tim-tim belajar
Memberikan penjelasan kepada peserta didik tentang tata cara pembentukan tim belajar dan membantu kelompok melakukan transisi yang efisien
Fase 4: assist team work and study
Membantu kerja tim dan belajar
Membantu tim-tim belajar selama peserta didik mengerjakan tugasnya
Fase 5: test on materials
Mengevaluasi
Menguji pengetahuan peserta didk mengenai berbagai materi pembelajaran   atau kelompok-kelompok mempresentasikan hasil kerjanya.
Fase 6: provide recognition
Memberikan pengakuan dan penghargaan
Mempersiapkan cara untuk mengakui usaha dan prestasi individu maupun kelompok.
    
         



















Fase pertama, guru mengklarifikasi maksud pembelajaran kooperatif. Hal ini penting untuk dilakukan karena peserta didik harus memahami dengan jelas prosedur dan aturan dalam pembelajaran. Fase ke dua, guru menyampaikan informasi, sebab informasi ini merupakan isi akademik. Fase ke tiga, kekacauan bisa terjadi pada fase ini, oleh sebab itu transisi pembelajaran dari dan ke kelompok-kelompok belajar harus diorkestrasi secara cermat. Sejumlah elemen perlu dipertimbangkan dalam menstrukturisasikan tugasnya. Guru harus menjelaskan bahwa peserta didik harus saling bekerja sama di dalam kelompok.  
Penyelesaian tugas kelompok harus merupakan tujuan kelompok. Tiap anggota kelompok memiliki akuntabilitas individual untuk mendudkung tercapainya tujuan kelompok. Pada fase ke tiga ini terpenting jangan sampai ada free rider atau anggota yang hanya menggantungkan tugas kelompok pada individu lainnya. Fase ke empat, guru perlu mendampingi tim-tim belajar, mengingatkan tugas yang dikerjakan peserta didik dan waktu yang dialokasikan.
Pada fase ini bantuan yang diberikan guru dapat berupa petunjuk, pengarahan, atau meminta beberapa peserta didk mengulangi hal yang sudah ditunjukkannya. Fase ke lima guru melakukan evaluasi dengan menggunakan strategi evaluasi yang konsisten dengan tujuan pembelajaran. Fase ke enam guru mempersiapkan struktur reward yang akan diberikan kepada peserta didik. Variasi struktur reward bersifat individualistis, kompetitif, dan kooperatif. Struktru reward individualistis terjadi apabila sebuah reward dapat dicapai tanpa tergantung pada apa yang dicapai orang lain.
Struktur reward kompetitif adalah jika peserta didik peserta didik diakui usaha individualnya berdasarkan pada perbandingan dengan orang lain. Struktur reward kooperatif diberikan kepada tim meskipun anggota tim- timnya saling bersaing.



Bookmark and Share
Read More..

Selasa, 07 Maret 2017

Pengertian Atletik dan Athletic

Atletik merupakan kata berasal dari bahasa Yunani yaitu kata Athlon atau Athlum, kata ini mempunyai makna pertandingan, perjuangan, pergulatan atau perlombaan. Sedangkan orang yang melakukannya disebut dengan Athleta atau atletik.

Dalam Atletik juga kita pernah menjumpai kata "Pentahtlon", Pentahtlon sendiri terdiri dari dua kata yaitu Penda dan Athlon. Penda mempunyai arti Lima atau Panca sedangkan Athlon mempunyai arti Lomba. Jadi artinya adalah perlombaan yang terdiri dari lima nomor.

Dari pengertian di atas maka kita dapat menyimpulkan jika Atletik adalah sebuah cabang olahraga yang diperlombakan terdiri dari nomor jalan, lari, lempar dan lompat.

Atletik dalam bahasa Inggris adalah "Athletic", berbeda dengan bahasa Yunani, dalam bahasa Inggris dan Jerman Atletik mempunyai arti yang lebih luas yaitu berbagai macam cabang olahraga yang bersifat perlombaan atau pertandingan seperti bolabasket, sepakbola,tenis, renang, senam dan beberapa olahraga lainnya.

Dalam Sejarah, Yunani adalah bangsa pertama yang menyelenggarakan perlombaan Atletik. Hal ini dapat kita ketahui dari karya pujangga asal Yunani Purba bernama Homerus. Atletik berasal dari bahasa Yunani yaitu "Athlos" artinya adalah Lomba. Pada waktu itu cabang olahraga atletik dikenal dengan pentahhlon atau panca lomba dan decathlon atau dasa lomba.

Pada sebuah Buku Odysus karya dari Hemerun menjelaskan jika petualangan Odysus saat berkunjung ke kepulauan di sebelah selatan Yunani disambut oleh kepala suku dengan mengadakan upacara penyambutan. Diacara tersebut ada beberapa lomba yang diperlombakan seperti lompat,lari,lempar cakram, gulat dan tinju. Sedangkan pada tahun 776 SM bangsa Yunani mengadakan Olympiade. Dalam lomba tersebut pemenang adalah yang menjadi juara Petahlon.

Olympiade yang modern dilaksanakan atas usulan dari seorang berasal dari Perancis yang bernama Baron Peire Louherbin pada tahun 1896 di Athena, Yunani. Dalam ajang ini cabang atletik merupakan tambang medali yang menjadi perebutan.

Organisasi Olahraga Atletik Internasional terbentuk pada 17 Juli 1912 di Stockhom, Swedia. Pembentukan tersebut bersamaan dengan Olympiade ke-5, Organisasi tersebut bernama “International Amateur Athletic Federation” atau dapat disingkat dengan IAAF.


Sejarah Atletik di Indonesia mulai terbentuk pada 3 September 1950, pada tahun tersebut Indonesia mendirikan Persatuan Atletik Seluruh Indonesia atau biasa disingkat dengan PASI.

Bookmark and Share
Read More..

Kamis, 30 Juli 2015

Soal-soal Kebugaran Jasmani

Kebugaran jasmani
Kebugaran jasmani yaitu kesanggupan dan kemampuan untuk melakukan kerja atau aktifitas, mempertinggi daya kerja tanpa mengalami kelelahan yang berarti atau berlebihan. Kebugaran jasmani menyangkut kemampuan penyesuaian tubuh seseorang terhadap perubahan tubuh yg disesuaikan oleh aktifitas tertentu dan menggambarkan derajat seseorang untuk berbagi tingkat kegiatan fisik

Fungsi Kebugaran Jasmani
Untuk meningkatkan kebugaran jasmani harus melakukan latihan yang teratur. Kurangnya daya tahan, kelenturan persendian, kekuatan, dan kelincahan menyebabkan kondisi fisik seseorang tidak sempurna. Adapun fungsi kebugaran jasmani yang dimiliki sebagai berikut.

  1. Meningkatnya sistem sirkulasi darah, sistem saraf, dan fungsi jantung.
  2. Meningkatnya komponen kelentukan, stamina, dan kecepatan
  3. Mempercepat pemulihan fungsi organ tubuh setelah berlatih atau bahkan pada kondisi-kondisi tertentu, misalnya ibu hamil, orang tua, dan pemulihan setelah sakit.
  4. Bagi olahragawan, derajat kebugaran jasmani yang tinggi berfungsi untuk meningkatkan prestasi.
  5. Merangsang perkembangan dan pertumbuhan bagi balita dan anak-anak.
Komponen Kesegaran Jasmani
Komponen kebugaran jasmani merupakan bagian dari satu kesatuan kondisi tubuh yang tidak dapat dipisahkan. Aktivitas kebugaran inilah yang harus selalu dikembangkan dan dilakukan. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan dan memelihara kondisi fisik. Berikut beberapa komponen kebugaran jasmani, di antaranya:
1.        kelentukan (flexibility);
Sebutkan bentuk latihan kelentukan yang kalian ketahui?
2.        keseimbangan (balance);
Sebutkan bentuk latihan keseimbangan yang kalian ketahui?
3.        kekuatan (strength);
Sebutkan bentuk latihan kekuatan yang kalian ketahui?
4.        kecepatan (speed);
Sebutkan bentuk latihan kecepatan yang kalian ketahui?
5.        kelincahan (agility);
Sebutkan bentuk latihan kelincahan yang kalian ketahui?
6.        daya tahan (endurance);
Sebutkan bentuk latihan daya tahan yang kalian ketahui?
7.        daya ledak (power);
Sebutkan bentuk latihan daya ledak yang kalian ketahui?
8.        koordinasi (coordination);
Sebutkan bentuk latihan koordinasi yang kalian ketahui?
9.        ketepatan (accuracy);
Sebutkan bentuk latihan ketepatan yang kalian ketahui?
10.    reaksi (reaction).
Sebutkan bentuk latihan reaksi yang kalian ketahui?


Bookmark and Share
Read More..